Kuliner: Nasi Goreng Merah

         IMG_20170304_020507          Sebenarnya penulis tidak tau nama dari resminya nasi goreng itu, jadi diambil dari bentuk nasi gorengnya saja yang berwarna merah. Nasi goreng ini berada di lampu merah Kebomas, apabila kawan-kawan ingin mencobanya, tepatnya dari makam Sunan Giri turun hingga ke perempatan lampu merah Jl. Kartini, setelah mendekati lampu merah, ada toko sebalah kanan, di toko itu ada jualan nasi goreng merah catnya warna hijau yang jualan sudah tua make peci putih. Nasi gorengnya enak plus dengan harga standart, untuk jam bukanya sendiri dari selesai maghrib hingga jam 01.00 dini hari.

Advertisements

Kuliner: Sego sambel aneka


Sudah lama tidak menulis kuliner, mungkin tulisan pertama tentang kuliner di Gresik. Sego sambel yang berada di jl. Pahlawan gresik ini buka pukul 00.00 dini hari dan tutup hingga menjelang pagi hari. Untuk makanan ya termasuk murah, variasi makanan lebih ke makanan laut dan ayam, dan di bakar. Untuk tempat pastiya di depan gang Jl. Pahlawan Gang lX, sedangkan variasi minumanya hanya airu putih, tetapi bila pembaca ingin minum es teh tinggal mesen warung kopi di sebelahnya.

Kuliner: Soto Sukoharjo

Pagi-pagi menyatap soto tentu sangat enak, apalagi soto salah satu ini yang menurut penulis agak, perpaduan antara soto dan bumbu pecel. Jadi soto ini seperti soto semuanya akan tetapi yang membuat berbeda adalah sambel pecelnya dengan kerupuk berwarna warni diatasnya. Penulis menyantap soto ini di daerah Purworejo pada saat penulis KKN disana, mungkin untuk di daerah Jawa Tengah an masih banyak, soto seperti dibawah ini. Akan tetapi untuk di daerah Jawa Timur penulis belum menemukan soto ini.

soto + pecel

soto + pecel

 

Kuliner: Burjo

Burjo, kacang ijo mungkin diteliga kalian sudah biasa mendengarnya apalagi di daerah jogja kota dan sleman. Ya burjo seperti di gresik itu namanya warkop/warung kopi dimana-mana ada dan ada dimana mana haha. ya burjo seperti itu, dia diumpamakan seperti semut yang berada di dekat gula. gula itu bisa kita anggap seperti kampus. Coba cek kalau tidak percaya. Di setiap kampus jogja jarak beberapa meter pasti ada burjo.

Burjopun dibagi beberapa tipe, ada burjo fast food, ada burjo kayak jualan nasi goreng. Mungkin sebagian mahasiswa banyak yag suka dengan burjo fast food karena cepat masakanya. Biasanya untuk burjo yang seperti nasi goreng, banak yang membawa pasangan masing-masing sehingga biasa saya sebut burjo kasih haha.

coba kamu bayangkan kesana sama temen cowok, mugkin banyak yang menghina habis-habisan. yang dikira homo lah maho lah, dan saya pernah merasakanya damn men.

tapi kalau membahas burjo tidak lengkap kalau membahas, yang menjaga. Aa panggilanya entah kenapa bisa dipanggil Aa, mungkin dari dari zaman kera ada seorang kera yang lagi masak nastel/ nasi telur terkena wajan atau kompor yang panas, terus dia bilas Asssuuuuu. Habis itu diambil huruf depanya Aa haha. Bercanda sebenarya Aaa adalah pangilan dari bahasa sunda kalau bhs jawa ya mungkin Mas hehe.

Ilustrasi Burjo 😀 ini bukan sponsor oke!!

Gambar