Sarjana di Yogyakarta

      Mungkin agak menarik untuk membahas tentang para Sarjana di Yogyakarta, kenapa penulis membahas tentang Sarjan di Yogyakarta? Karena penulis salah satu Sarjana di Yogyakarta, apabila banyak orang mengatakan Yogyakarta adalah tempat para pelajar ada benarnya pernyataan tersebut. Karena menurut penulis sendiri yang sudah pernah hidup sebagai mahasiswa di Yogyakarta selama enam tahun menempuh study S1, yogyakarta adalah batu loncatan untuk lebih memahami tentang ilmu pengatahuan, keanap begitu? Karena di Yogyakarta banyak kampus degan variasi Manusia dari seluruh Indonesia dari suku jawa, hingga suku lain-lainya. Oleh karena itu banyak mengatakan Yogyakarta ialah Indonesia kecil.

     Berbagai aktivitas dari bedah buku, buku indie, music indie, dan kenyataan bahwa penerbit paling banyak terletak di Yogyakarta yang membuat banyak event tentang buku. Sehingga secara sadar atau tidak sadar mahasiswa di Yogyakarta jadi lebih mengenal tentang buku, dari buku paling Kiri hingga buku paling Kanan lengkap di Yogyakarta. Walaupun begitu kenyataanya sekarang di kota Yogyakarta banyak macet di jalan-jalan kota tetapi tidak mengurangi kenikmatan suasana Yogyakarta.

     Setiap tahun datang para maba (Mahasiswa Baru) di Yogyakarta mungkin akan terheran-heran tentang makanan-makanan di Yogyakarta, karena makanan di Yogyakarta identik dengan kata ‘Manis’ sehingga penulis sendiri dari Jawa Timur ada penyesuaian lidah ketika masuk pertama kali di Yogyakarta. Munngkin ketika membaca ini pembaca akan bertanya kampus id Yogyakarta yang bagus apa aja? Menurut penulis sendiri sebenarnya hanya ada dua kampus di Yogyakarta yang menurut penulis sendiri yaitu, UGM (Universitas Gajah Mada) dan UII (Universitas Islam Indonesia) walaupun penulis tidak dari dua kampus tersebut.

     Penulis sudah merangkum baik dan buruk ya Yogyakarta seperti di bawah ini. Dari segi pendidikan Yogyakarta sangat baik sebagai batu loncatan untuk memperoleh ilmu pengetahuan, apabila dari segi penghidupan di  Yogyakarta mungkin agak tidak memuaskan karena UMR yang sedikit dengan mahalya harga tanah di daerah kota yang strategis. Tapi bagi kalian yang memiliki modal berlebih tidak masalah karena Yogyakarta memiliki peluang investasi sangat tinggi, karena tanah di dekat-dekat kampus tiap tahun harganya naik. Tetapi tidak dipungkiri adanya resiko dari gunung Merapi yang tiap waktu dapat meletus.

     Walapun begitu voleme pendatang dan modal setiap tahun meningkat di Yogyakarta, sehingga secara tidak langsung menyebabkan bermuncul Hotel-hotel baru dan Mall-mall baru di Yogyakarta. Apalagi ditambah dengan renaca pembangunan bandara Internasional di Kulon Progo, akan meningkatkan pariwisata dan ekonomi di Yogyakarta. Isu agak sensitif ialah masalah agraria atau tanah di Yogyakarta. Penulis berharap pengembangan ekonomi berbanding lurus dengan budaya di Yogyakarta, sehingga untuk mahasiswa-mahasiswa baru masih bisa menikmati Yogyakarta yang penulis nikmat pada massa study.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s