Zona Ide

Dalam pengertian banyak hal ide merupakan persoalan yang sangat menarik untuk dibahas, mungkin sebagian kalian memiliki pengertian sendiri dengan istilah “Ide” dalam hal ini penulis ingin menjelaskan konsep ‘Ide’ menurut penulis sendiri. Kalau menurut penulis Ide merupakan anugrah dari tuhan yang maha esa, mungkin kalian berpikiran ide itu ada sejak kapan? menurut penulis Ide itu ada ketika melewati masa dan waktu. Mungkin itu yang menyebabkan anak kecil sangat penasaran dengan suatu hal-hal yang baru dan memiliki ingin rasa tau yang tinggi.

Karena dalam proses ini anak kecil sedang merekam segala keadaan atau peristiwa, terkadang rekaman tersebut secara tidak sadar menjadi file yang sudah tersimpan di dalam memori secara tidak sadar. Anak kecil juga suka meniru segala hal, dalam tindakan, suara, perilaku, dalam proses peniruan ini juga terjadi proses perekaman. Pengaruh Orang Tua juga mempengaruhi dalam Ide seorang anak hingga dewasa, dalam hal ini yang paling kelihatan adalah bahasa Ibu.Kenapa bahasa Ibu karena dalam bahasa Ibu ini terkandung rekaman bahasa ketika masih kecil. Aapabila dicontohkan ialah ketika seorang Ibu menggunakan bhs Jawa dalam lingkungan keluarga anak kecil tersebut juga akan menguasai bhs Jawa secara tidak langsung.

Proses Ide sangat menarik ketika melewati tahap ABG, karena dalam tahap proses ABG ini terjadi proses pembentukan ‘Ide’ dan pengolahan’Ide’. Dikarenakan hal itu ketika memasuki tahap ABG banyak merasakan kebimbangan atau juga Bahasa keren ya yaitu Galau. Prose kebimbibangan ini terkadang menjadikan seseorang untuk lebih bijaksana untuk mengambil keputusan. Untuk memasuki ‘Zona Ide’ ini juga memiliki banyak factor dari pengalaman seseorang secara individu, ada seseorang memasuki ‘Zona Ide’ ketika ngopi di tempat ramai, ada juga waktu Sholat, ada juga waktu olahraga, terkadang tidak melakukan aktifitas yang menggunakan kata kerjapun bias masuk ‘Zona Ide’.

Letak terpenting dalam memasuki ‘Zona Ide’ adalah kesadaran diri sendiri sebagai mahluk ciptaan tuhan yang maha esa dan yang terpenting adalah niat. Banyak instrument memasuki ‘Zona Ide’mungkin ada yang menggunakan Kopi, Rokok, Buku, ataupun bahan-bahan narkotika. Di sini penulis bukan menyarankan untuk memakai bahan narkotika tetapi lebih penting kepada niat. Sebenarnya penulis menulis ini sendiri mungkin memasuki ‘Zona Ide’ tapi itu cuman mungkin, dan ‘Zona Ide’ itu hanya konsep dari penulis sendiri. Mungkin kalian memiliki konsep yang miripp ‘Zona Ide’ tetapi istilah ya saja yang berbeda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s