Seminar “wayang dan krisis manusia Nusantara”

” Wayang dan krisis Manusia Nusantara” Pembicara : KH. Yahya C. Staquf, M. Jadul Maula, Prof. Heddy Shri Ahimsaputra. pesantren kaliopak ini berada di jl wonosari km 11 yogyakarta. 17, november 2014 @kaliopak

Point-point yang terpenting dari seminar wayang dan kirisis manusia nusantara atau bisa di sebut krisis jati diri.

Tapi saya akan mengambil pagelaran wayang kulit di linguistik:

Penggunaan wayang yang identik dengan bhs kawi, dari waktu sekarang dan waktu dulu atau waktu selanjutya penonton belum tau tentang bhs kawi, arti dari belum tau ialah terjemahan bhs. kawi sendiri. tetapi dikarenakan dibantu dengan nada bunyi gamelan serta vokal suara dalang dan gerak wayang dapat membantu penonton untuk memahami atau mengerti alur cerita walaupun pengertian bhs ya belum tau tapi tidak semua.

Mungkin juga bhs wayang bida dibandingkan dengan Al-Qur’an, kenapa bisa dibandingkan dengan Al-Qur’an, karena dalam bhs wayang juga terdapat bhs do’a yang otomatis menjadi bhs klenik. Hubungan dengan Al-Qur’an, di Al-Qur’an juga terdapat bhs do’a.

Pertanyaan yang menarik ketika seminar, kenapa bhs wayang tidak bisa diganti dengan bhs lainya untuk mempermudah penonton?

Salah satu narasumber seminar mengatakan; Apabila bhs wayang di ganti dengan bhs lainya mungkin dari segi tingkatan bhs/kualitas bhs akan menurun drastik. seperti dalam bhs Al-Qur’an apabila dibaca terjemahanya dengan bhs Arab ya rasa dari kedua bhs ini akan tidak sama yang hampir mirip dalam pewayangan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s