Kuliner: Burjo

Burjo, kacang ijo mungkin diteliga kalian sudah biasa mendengarnya apalagi di daerah jogja kota dan sleman. Ya burjo seperti di gresik itu namanya warkop/warung kopi dimana-mana ada dan ada dimana mana haha. ya burjo seperti itu, dia diumpamakan seperti semut yang berada di dekat gula. gula itu bisa kita anggap seperti kampus. Coba cek kalau tidak percaya. Di setiap kampus jogja jarak beberapa meter pasti ada burjo.

Burjopun dibagi beberapa tipe, ada burjo fast food, ada burjo kayak jualan nasi goreng. Mungkin sebagian mahasiswa banyak yag suka dengan burjo fast food karena cepat masakanya. Biasanya untuk burjo yang seperti nasi goreng, banak yang membawa pasangan masing-masing sehingga biasa saya sebut burjo kasih haha.

coba kamu bayangkan kesana sama temen cowok, mugkin banyak yang menghina habis-habisan. yang dikira homo lah maho lah, dan saya pernah merasakanya damn men.

tapi kalau membahas burjo tidak lengkap kalau membahas, yang menjaga. Aa panggilanya entah kenapa bisa dipanggil Aa, mungkin dari dari zaman kera ada seorang kera yang lagi masak nastel/ nasi telur terkena wajan atau kompor yang panas, terus dia bilas Asssuuuuu. Habis itu diambil huruf depanya Aa haha. Bercanda sebenarya Aaa adalah pangilan dari bahasa sunda kalau bhs jawa ya mungkin Mas hehe.

Ilustrasi Burjo 😀 ini bukan sponsor oke!!

Gambar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s